Banyak yang mengira bepergian ke luar negeri selalu membutuhkan biaya besar. Padahal, kenyataannya tidak selalu begitu. Salah satu faktor yang paling memengaruhi budget perjalanan adalah biaya visa.
Kabar baiknya, saat ini ada banyak negara yang menawarkan harga visa termurah bahkan beberapa di antaranya memiliki proses pengajuan yang cukup mudah untuk warga Indonesia.
Kalau kamu sedang merencanakan liburan, perjalanan bisnis, atau bahkan kerja ke luar negeri, memahami biaya visa sejak awal bisa membantu menghemat banyak pengeluaran. Dengan strategi yang tepat, budget traveling bisa jauh lebih ringan tanpa harus mengurangi kualitas perjalanan.
Saat ini, lma negara favorit yang paling banyak dikunjungi yaitu China, Jepang, Korea, Taiwan, dan New Zealand. Masing-masing memiliki biaya visa yang berbeda dan wajib dipahami sebelum mengajukan permohonan.
Perbandingan Harga Visa di 5 Negara Favorit
Berikut adalah harga visa resmi single entry untuk masing-masing negara berdasarkan informasi terkini dari sumber dan laman resmi yang berlaku:
- Visa China mulai dari Rp 840 ribu untuk single entry (sudah termasuk visa fee dan service fee). Pengajuan dilakukan melalui Pusat Layanan Aplikasi Visa China.
- Visa Jepang mulai dari Rp 320 ribu untuk single entry (biaya resmi kedutaan, belum termasuk service fee JVAC Rp 250 ribu). Pengajuan melalui Japan Visa Application Center.
- Visa Korea mulai dari Rp 904 ribu untuk single entry (sudah termasuk biaya visa resmi dan administrasi KVAC per Januari 2026). Pengajuan melalui Korea Visa Application Center.
- Visa Taiwan saat ini Indonesia mendapat perpanjangan program bebas visa hingga Juli 2026. Bagi yang memerlukan visa reguler, info biaya resmi dapat dicek melalui Taipei Economic and Cultural Office. Harga visa untuk negara ini yaitu sekitar Rp900 ribu – Rp1,8 juta. Tergantung jenis visa dan durasi tinggal. Biaya dapat berubah sesuai kebijakan imigrasi.
- Visa New Zealand mulai dari NZD211 (sekitar Rp 2,1 juta) untuk Visitor Visa via VFS, ditambah IVL NZD100 (sekitar Rp 1 juta). Pengajuan dilakukan secara online melalui portal resmi Immigration New Zealand.
Termurah Belum Tentu Total Biaya Terendah
Membandingkan harga visa termurah hanya dari angka biaya resmi kedutaan saja bisa menyesatkan. Apalagi jika tidak mempertimbangkan komponen biaya lain yang menyertainya.
Visa Jepang mungkin tampak paling murah di antara kelima negara ini. Namun, service fee JVAC, biaya terjemahan dokumen, dan biaya transportasi ke pusat layanan visa perlu ikut diperhitungkan.
Faktor lain yang perlu diperhitungkan adalah risiko penolakan. Visa yang ditolak berarti biaya yang sudah dibayarkan hangus sepenuhnya dan pengajuan ulang membutuhkan biaya dari awal. Dalam konteks ini, memastikan dokumen benar dan lengkap sejak pengajuan pertama jauh lebih hemat dibandingkan mencoba-coba tanpa persiapan yang matang.
Ajukan Visa Sekarang









