Visa Transit Taiwan sering jadi bikin penumpang khawatir berlebihan. Terutama saat transit di Bandara Internasional Taoyuan, Taipei. Padahal, tidak semua kondisi transit mengharuskan pengurusan visa terlebih dahulu. Banyak kasus di mana kalian bisa melanjutkan perjalanan tanpa perlu dokumen tambahan.
Secara umum, WNI tidak butuh visa transit Taiwan selama hanya pindah pesawat di area transit bandara. Artinya, penumpang tetap berada di zona airside. Tidak melewati imigrasi dan memiliki tiket lanjutan dengan jadwal di hari yang sama. Dalam kondisi seperti ini, proses transit berjalan normal dan relatif sederhana.
Namun, aturan berubah ketika transit tidak lagi berada di area bandara. Visa transit Taiwan jadi wajib jika penumpang harus keluar dari area imigrasi. Termasuk menginap di Taiwan, berpindah bandara—misalnya dari Taoyuan ke Songshan— atau memiliki jeda penerbangan yang panjang hingga butuh akses ke luar terminal.
Kuncinya satu. Selama tetap di area transit, WNI aman tanpa visa. Tapi begitu ada kebutuhan untuk keluar dari zona bandara, maka ketentuan visa mulai berlaku. Dan ini perlu diperhatikan sejak awal perencanaan perjalanan.
Dua Jalur yang Bisa Ditempuh Jika Visa Diperlukan
Jika kondisi mengharuskan pengurusan visa transit Taiwan, ada dua jalur yang bisa ditempuh tergantung profil pemohon:
- Jalur TAC (ROC Travel Authorization Certificate) berlaku bagi pemohon yang memiliki visa valid atau bekas visa dalam 10 tahun terakhir dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Schengen, Australia, Selandia Baru, Jepang, atau Korea Selatan. Pengajuan online melalui BOCA dan hasil keluar instan, tanpa biaya apapun
- Jalur visa konvensional di TETObagi yang tidak memenuhi syarat TAC. Pengajuan dilakukan langsung di kantor perwakilan Taiwan dengan biaya USD20 hingga USD50 tergantung kewarganegaraan, dan proses memakan waktu 3 hingga 7 hari kerja
Dokumen dasar yang dibutuhkanmeliputi paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan dan dua halaman kosong bersebelahan, formulir aplikasi online, serta tiket penerbangan lanjutan yang sah
Waktu pengajuan yang idealminimal dua minggu sebelum keberangkatan untuk jalur konvensional, sementara TAC bisa diajukan kapan saja karena hasilnya instan begitu formulir online selesai diisi
TAC berlaku 90 hari sejak penerbitan untuk satu kali kunjungan dengan masa tinggal maksimal 14 hari, jauh lebih praktis dibandingkan harus mengajukan visa konvensional yang membutuhkan kehadiran fisik di kantor perwakilan.
Setelah Visa Transit Taiwan Selesai, Manfaatkan Waktu Tunggu dengan Maksimal
Transit di Taiwan tidak selalu membosankan. Beberapa opsi berikut bisa dimanfaatkan tergantung durasi waktu tunggu:
- Menikmati kuliner khas Taiwan langsung dari area bandara. Mulai dari beef noodle soup yang hangat, dim sum, sampai bubble tea yang jadi ikon negara ini. Cara paling simpel untuk mencicipi Taiwan tanpa perlu keluar bandara.
- Jika tubuh mulai lelah setelah perjalanan panjang, airport lounge bisa jadi pilihan terbaik. Fasilitas seperti kursi nyaman, makanan ringan, minuman, hingga shower room di beberapa titik membantu kamu untuk benar-benar istirahat dan memulihkan energi sebelum terbang lagi.
- Kalau waktu transit cukup panjang, kamu bisa keluar sebentar menuju kota Taipei. Akses dari bandara ke pusat kota cukup mudah dan cepat menggunakan kereta bandara, sehingga masih aman untuk short city escape.
- Di Taipei, kamu bisa mengunjungi beberapa spot ikonik seperti Taipei 101 untuk foto cepat, Ximending untuk suasana kota yang hidup dan penuh street culture, atau Chiang Kai-shek Memorial Hall yang menawarkan nuansa sejarah dengan arsitektur megah.
- Jika tidak ingin keluar bandara, bisa memanfaatkan waktu untuk belanja oleh-oleh. Produk seperti pineapple cake, snack khas Taiwan, dan souvenir lokal bisa dengan mudah ditemukan baik di bandara maupun di kota jika sempat keluar.
HeyVisa siap membantu Anda memastikan apakah perjalanan transit membutuhkan visa transit Taiwan atau cukup dengan TAC. Sekaligus mendampingi seluruh proses pengajuan agar transit berjalan lancar tanpa hambatan.









